Beranda

Kontak

Kontribusi

 

Tahukah Anda...

Titik Nol Jakarta terletak di Menara Syahbandar, sepelemparan batu dari Museum Bahari. Dari Taman Fatahillah, Museum Bahari dapat dicapai dengan ojek sepeda.

 

Kategori Museum

 

  Arkeologi (7)

 

  Benteng (2)

 

  Biologi (9)

 

  Geologi (4)

 

  Lain-lain (5)

 

  Militer (4)

 

  Negeri/Daerah (18)

 

  Pribadi (7)

 

  Sejarah (13)

 

  Seni (7)

 

  Tokoh (13)

 

  Transportasi (2)

   
Publikasi Terkini
 
Pencarian
 

  
Berlangganan Berita
 

  



Museum Radya Pustaka, Solo

 

Kumpulan Berita Museum

Artefak Asmat Ditemukan di Pelelangan Australia
13-12-2014

Jakarta, CNN Indonesia -- Artefak kebudayaan Indonesia ditemukan dalam sebuah pelelangan di Australia. Pemerintah sedang berupaya mengembalikan artefak itu ke Indonesia.
Artefak itu salah satunya adalah tengkorak peninggalan Suku Asmat.
Informasi soal artefak di pelelangan itu kemudian diteruskan oleh Kedutaan Besar RI di Australia ke Direktorat Jenderal Kebudayaan. Dirjen Kebudayaan Kacung Marijan mengatakan KBRI mendapat laporan dari warga Australia yang curiga terhadap sebuah barang di pelelangan.
"Kami membuat surat ke kedutaan dan ke pemerintah Australia agar barang itu tidak dilelang," kata Kacung di Jakarta, kemarin.
Pihak Australian Federal Police (AFP) langsung menyita tengkorak tersebut. Menurut Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, Ronny Rachman Noor, penyitaan dilakukan sekitar seminggu yang lalu.
"Sekarang tengkorak ada di ruang barang bukti kantor AFP tapi belum jelas kantor AFP yang mana. Tapi kalau nanti ada tim forensik indonesia datang akan diperbolehkan menyelidikinya," kata Ronny dalam pesan singkat yang dikirimkan pada CNN Indonesia, Sabtu (13/12) dini hari.
Minggu depan, pihak kementerian pendidikan akan menurunkan tim forensik ke Australia untuk mengurus masalah ini.
Menurut informasi yang dihimpun Ditjen Kebudayaan, tengkorak yang diduga peninggalan Suku Asmat tersebut dibeli oleh seseorang di Bali. Kemudian, benda tersebut ditemukan di pelelangan di Australia.
Selain tengkorak yang diduga sebagai peninggalan Suku Asmat, benda cagar budaya Indonesia lainnya yang ditemukan di Australia adalah patung ibu menyusui yang berasal dari Larantuka, Flores Timur.
Berbeda dengan tengkorak, patung ibu menyusui sudah ditemukan di Australia sejak puluhan tahun lalu. "Kalau patung ibu menyusui sejak zaman Belanda, ada di sana," ujar Kacung.
Bahkan, Kacung menyatakan, patung ini sudah melekat dengan kebudayaan masyarakat setempat. "Patung ini memiliki nilai khusus karena untuk mendatangkan hujan," katanya.
Meskipun demikian, pihak Indonesia akan berupaya mengambil kembali benda yang terbukti menjadi benda cagar budayanya. "Barang itu harus dikembalikan ke Indonesia kalau memang milik Indonesia," kata Kacung. (ded/ded)

Tri Wahyuni, CNN Indonesia
Sabtu, 13/12/2014 09:51 WIB

http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20141213093830-199-17896/artefak-asmat-ditemukan-di-pelelangan-australia/

---

« Berita sesudahnya   |   Berita sebelumnya »

 

 
  Copyright © 2009 Museum Indonesia. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.