Beranda

Kontak

Kontribusi

 

Tahukah Anda...

Kebun binatang dan kebun raya juga dikategorikan museum, yakni living museum.

 

Kategori Museum

 

  Arkeologi (7)

 

  Benteng (2)

 

  Biologi (9)

 

  Geologi (4)

 

  Lain-lain (6)

 

  Militer (4)

 

  Negeri/Daerah (19)

 

  Pribadi (7)

 

  Sejarah (14)

 

  Seni (7)

 

  Tokoh (14)

 

  Transportasi (2)

   
Publikasi Terkini
 
Pencarian
 

  
Berlangganan Berita
 

  



Museum Rumah Garuda, Yogyakarta

 

Kumpulan Berita Museum

Keren Nih, Suku Nias Punya Rumah Tradisional Tahan Gempa
22-01-2015

Gunungsitoli - Jangan remehkan pengetahuan yang dimiliki suku-suku tradisional di Indonesia. Misalnya Suku Nias, mereka punya rumah tradisional Omo Hada yang ternyata didesain untuk tahan dari gempa bumi. Ayo ke sana dan lihat rumahnya.

"Nias itu unik, contohnya adalah Omo Hada, rumah adat yang tahan gempa," ujar pendiri Museum Pusaka Nias, Johannes Hammerle kepada saya beberapa waktu lalu di Restoran Kaliki, Jl Yos Sudarso, Gunungsitoli.

Malam itu, Johannes memang bercerita tentang aneka budaya dan adat istiadat Nias. Pria asal Jerman ini memang sudah hafal mengenai segala hal tentang Nias. Tak heran, sudah 30 tahun lebih dia menetap di sana.

"Keunikannya adalah tiang-tiang penyangga rumahnya tidak beraturan arahnya. Ada yang ke atas, ke bawah, ke samping. Itulah yang membuatnya tahan dari gempa," paparnya.

Awalnya, saya hanya menyangka kalau Omo Hada layaknya seperti rumah-rumah panggung saja. Namun, ternyata lebih dari itu kala saya menyambangi Desa Tumori di Kecamatan Gunungsitoli Barat esok harinya.

Jaraknya sekitar 45 menit naik mobil dari pusat Kota Nias di Gunungsitoli. Benar apa yang dibilang Johannes, bentuk tiangnya memang tidak beraturan tapi lebih menyerupai huruf 'X'. Satu hal lagi, ternyata tiang-tiangnya punya ukuran besar!

Bahan bangunannya didominasi oleh kayu. Ukuran dalamnya pun cukup luas, ada ruang tamu dan lebih dari satu kamar tidur. Lalu ada satu lubang besar di bagian atap yang bisa dibuka dan ditutup, agar cahaya matahari bisa masuk.Kalau diperhatikan, tidak ada jendela, hanya teralis yang terbuat dari kayu saja sebagai ventilasi udara. Usut punya usut, itu juga membuktikan kalau masyarakat Nias bersikap terbuka. Sebab, orang lain bisa melihat acara-acara di dalam rumah.

Satu lagi yang jadi keunikan Omo Hada adalah bangunannya tidak dibangun memakai paku, hanya pasak. Meski begitu, rumahnya tetap kokoh dan tentu tahan gempa.

Hampir semua rumah di Desa Tumori masih merupakan rumah adat Omo Hada. Traveler yang datang ke sini bisa melihat dan memotretnya dari dekat. Selain di desa tersebut, rumah adat Omo Hada juga bisa dilihat di Desa Bawomataluo di bagian Nias Selatan.

Usut punya usut, rumah adat Omo Hada mulai sulit ditemukan di Nias. Hanya di dua desa itulah, Anda masih bisa melihat rumah adatnya yang masih asli.

Omo Hada menjadi suatu bukti, bahwa Nusantara ini memang dianugerahi beragam kebudayaan. Dapat disebut pula sebagai warisan budaya luhur, yang harus terus dijaga dan jangan sampai dilupakan!

Afif Farhan - detikTravel - Selasa, 20/01/2015 07:40 WIB

http://travel.detik.com/read/2015/01/20/074049/2807943/1519/keren-nih-suku-nias-punya-rumah-tradisional-tahan-gempa

---

« Berita sesudahnya   |   Berita sebelumnya »

 

 
  Copyright © 2009 Museum Indonesia. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.